apa itu hari natal

sallom saudara ku


saya ingin menceritakan hari tentang hari natal.tapi sebelum itu saya mau tanya ke kalian apa sih hari natal tersebut.

hari natal adalah kebakitan/ kelahiran yesus kritus dalam agama katolik maupun agama kristen.
 bagi banyak orang di seluruh dunia, musim Natal adalah waktu yang paling membahagiakan dan paling menyibukkan dalam tahun itu. Berjuta-juta orang yang percaya kepada Kristus merayakan tanggal 25 Desember sebagai hari raya keagamaan yang istimewa karena mereka percaya hal itu menjadi tanda hari kelahiran Kristus. Orang-orang bisnis sering mengambil keuntungan dari pemberian hadiah-hadian pada musim ini untuk mendapatkan keuntungan tambahan.

Beberapa orang beragama memprotes tindakan “mengkomersilkan “hari Natal” ini karena mereka merasa bahwa hari yang sakral, suci itu dinajiskan oleh tindakan ini. Tindakan protes mereka sering disuarakan dalam slogan seperti, “Taruhlah Kristus di balik hari Natal.” Tetapi beberapa orang termasuk banyak orang yang percaya kepada Kristus, menyadari fakta bahwa Alkitab sama sekali berdiam diri tentang festival-festival istimewa untuk merayakan tanggal kelahiran Kristus. 


Alkitab memberikan dua cerita tentang kelahiran Yesus. Keduanya dapat ditemukan di dalam kitab Matius 1 dan 2 serta Lukas 2. Tidak disebutkan tanggalnya. Tidak ada perintah yang diberikan untuk merayakan hari kelahiran Tuhan kita. Tidak ditemukan contoh dalam Perjanjian Baru adanya perayaan kelahiran Kristus. Sebaliknya Perjanjian Baru menekankan pada kematian dan kebangkitan Kristus. KematianNya adalah untuk pengampunan dosa-dosa kita. KematianNya adalah untuk kemenangan kita atas kematian. Perjamuan Tuhan adalah untuk "memperingati kematian Tuhan hingga Ia datang" (1 Korintus 11:26). Satu-satunya hari di luar dari perayaan istimewa agama dalam Perjanjian Baru adalah hari Tuhan, hari Minggu, hari pertama dalam minggu itu (Kisah Rasul 20:7; 1 Korintus 16:2; Wahyu 1:10).


Bagaimana seharusnya sikap orang Kristen terhadap Natal? Akankah kita rayakan Natal sebagai hari kelahiran Kristus? Pasti tidak! Jika melakukannya, maka itu tanpa otoritas Alkitabiah. Akankah kita merayakan hari raya Natal dalam cara apapun? Menurut pendapat penulis traktat ini bahwa tidak salah menikmati liburan pada hari Natal, sama seperti seorang yang menikmati hari raya resmi lainnya dalam tahun itu. Jika seorang ingin makan malam yang istimewa dan berkumpul bersama dengan keluarga dan sahabat-sahabat, tentu saja tidak ada yang salah dengan hal ini. Tetapi bila menghormati 25 Desember sebagai hari kelahiran Kristus sebagai hari raya istimewa, dimana kitab suci berdiam diri, berarti kita telah mengikuti tradisi-tradisi manusia dari pada Firman Allah.

Komentar

Postingan Populer